Santri Pamekasan Juara Hafalan Al-Qur’an se-Asia Pasifik

Santri Pamekasan Juara Hafalan Al-Qur’an se-Asia Pasifik
Sabtu, 9 Oktober 2010 13:38

Pamekasan, NU Online
M. Salim Ghazali (21), santri asal pondok pesantren Al Mujtamak, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, mampu mengharumkan nama bangsa. Salim-sapaan akrabnya- menjadi pemenang pertama kategori hafalan 20 juz Al-Qur’an di tingkat Asia Pasifik yang diselenggarakan oleh Sultan Ibn Abdul Aziz Alu Su’ud, Saudi Arabia, 1 – 4 Oktober lalu.

Dikutip dari beritajatim.com, Salim yang kini mengenyam pendidikan di Perguruan tinggi ilmu Al-Qur’an Jakarta, tiba di Pamekasan Jum’at (8/10) tadi dan disambut secara langsung Bupati, Kholilurrahman di Peringgitan Dalam, Pendopo Ronggosukowati.

Sebelumnya, Salim juga mengikuti acara Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz Alu Su’ud (MTQH) ke IV Tingkat Nasional 2010 yang berlangsung selama 3 hari di Kompleks Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jakarta Selatan, 24 hingga 26 September lalu.

Pada kegiatan tersebut, Salim juga mampu menjadi pemenang pertama kategori hafalan 20 juz Al Qur’an dan mendapatkan hadiah Rp 20 juta. “Saya sangat senang, telah mampu mengangkat nama bangsa. Di tingkat asia pasifik, saya memertahankannya dan mampu meraih First Prize For Twenty Juz Competition Winner, sungguh sangat mengembirakan,” katanya.

Diakuinya, untuk menjadi juara, dirinya tidak ada persiapan khusus. Setiap hari, kata Salim, ia kontinyu membuka Al Qur’an. Sehingga, bacaan yang sudah dihafal tidak hilang.

Pada acara penutupan Musabaqah Hafalan al-Quran dan Hadits tingkat nasional lalu, dihadiri oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Abdurrahman Muhammad Amin Al khayaath, Mendiknas M. Nuh, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, Nasaruddin Umar, Mantan menteri agama yang juga perintis acara ini M. Maftuh Basyuni, serta para duta besar negara-negara islam di Indonesia dan para pemuka agama.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman mengaku bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh anak-anak  Kota Gerbang Salam. Menurutnya, prestasi hafal Al Qur’an yang diperoleh Salim menjadi pendamping dari prestasi sebelumnya, yang diraih ananda Romi, saat menyabet emas tingkat dunia di olimpiade fisika. “Jika digabung, Pamekasan akan menjadi satu-kesatuan yang indah. Sungguh hebat, semoga bisa membangun manusia seutuhnya,” pungkasnya. (nam)

Tentang nupapringjaya

ormas islam ahlussunnah wal jama'ah
Pos ini dipublikasikan di Warta. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s